5 Langkah Membuat Presentasi PowerPoint Yang Efektif

Kemampuan membuat presentasi PowerPoint yang efektif adalah keahlian yang sangat berharga dan dibutuhkan oleh banyak pihak.

Dalam dunia kerja, keahlian membuat dan menyampaikan presentasi akan menjadi nilai tambah di mata atasan maupun rekan kerja Anda.

 

presentasi powerpoint
Tampilan Aplikasi Microsoft PowerPoint

Jika Anda mempunyai bisnis sendiri, presentasi yang efektif dapat menjadi sarana yang berguna untuk mendapatkan pendanaan dari investor.

Selain itu, presentasi PowerPoint dapat juga menjadi alat untuk memperkenalkan bisnis Anda kepada para calon pelanggan melalui berbagai media online.

Presentasi yang berkualitas akan membuat audience Anda tertarik dan bersemangat untuk terus menyimak sampai slide terakhir.

Langkah – Langkah Membuat Presentasi PowerPoint Yang Efektif

Berikut adalah 5 langkah yang perlu Anda lakukan untuk membuat presentasi PowerPoint yang efektif.

1. Menentukan Tujuan Presentasi

Sebelum Anda membuka aplikasi PowerPoint, langkah pertama adalah menentukan tujuan dari presentasi Anda.

Tentukan apa pesan yang hendak Anda sampaikan pada audience Anda.

Jadikan pesan tersebut sebagai ide pokok atau gagasan utama dari keseluruhan presentasi.

2. Membuat Kerangka Presentasi

Setelah menetapkan tujuan, langkah berikutnya adalah membuat kerangka presentasi yang dikembangkan dari gagasan utama yang telah ditentukan sebelumnya.

Kerangka ini digunakan untuk mengorganisakan ide – ide Anda seperti halnya kerangka tulisan yang Anda buat ketika menulis essay atau laporan penelitian.

3. Membangun Kerangka Menjadi Naskah Presentasi

Dari tiap poin kerangka yang telah dibuat sebelumnya, buatlah kalimat dengan menambahkan gagasan dan argumentasi yang mendukung ide utama dari setiap poin kerangka presentasi.

Jangan lupa untuk menyaring dan mengoreksi kalimat yang tidak mendukung ide utama dari poin yang Anda kembangkan.

Hasil dari proses ini adalah script atau naskah presentasi Anda.

4. Membuat Storyboard Presentasi

Setelah naskah Anda selesai dibangun, tentukan bagaimana Anda hendak membagi naskah tersebut menjadi slide – slide presentasi yang berbeda.

Masing – masing slide harus menyampaikan satu ide utama dari kerangka presentasi.

Untuk memudahkan langkah ini, gunakan alat bantu berupa storyboard atau papan cerita.

Storyboard yang digunakan untuk keperluan ini sangat sederhana, terdiri dari dua kolom, kiri dan kanan.

Storyboard Presentasi
Storyboard Presentasi

Pada kolom kiri salinlah naskah presentasi untuk slide tersebut. Naskah inilah yang akan Anda baca ketika menyampaikan presentasi pada audience.

Pada kolom kanan, tulislah informasi visual yang akan Anda tampilkan pada slide PowerPoint.

Setelah proses ini selesai, luangkan waktu untuk membaca keseluruhan naskah presentasi.

Gunakan stopwatch agar Anda mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyampaikan keseluruhan presentasi.

5. Membuat Slide PowerPoint

Pada langkah ini barulah Anda membuka aplikasi PowerPoint. Tambahkan slide untuk setiap kertas storyboard yang Anda buat sebelumnya.

Salin naskah pada kolom kiri ke bagian catatan (notes section) dari PowerPoint. Bagian catatan ini dapat ditampilkan pada saat Anda melakukan prentasi, tapi tidak akan tampil pada layar audience.

Untuk informasi visual yang Anda tampilkan pada slide, gunakan teks dan gambar dengan mengikuti kaidah bahwa teks dan gambar harus saling mendukung.

Teks pada slide berguna untuk merangkum konsep – konsep utama pada naskah, bukan untuk dibaca kata per kata oleh Anda pada saat menyampaikan presentasi.

Gambar dan visualisasi harus menambahkan informasi berarti pada tulisan. Gunakan gambar untuk memudahkan pemahaman, bukannya mengalihkan perhatian audience Anda.

Tips Membuat Slide PowerPoint

Berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan ketika masuk ke dalam tahap pembuatan slide presentasi PowerPoint.

  • Batasi jumlah kata pada teks. Audience Anda tidak dapat membaca dan mendengar secara bersamaan. Ketika mereka membaca teks berarti mereka sedang tidak mendengarkan Anda.
  • Slide harus mempunyai banyak ruang kosong (whitespace). Anda tidak perlu memenuhi seluruh slide dengan tulisan atau gambar.
  • Pilih tema atau template desain yang sesuai dengan topik presentasi Anda. Desain yang berwarna dominan pink dan berbunga – bunga tentu kurang cocok untuk presentasi laporan kinerja perusahaan.
  • PowerPoint memiliki beberapa pilihan tema (theme) desain yang langsung dapat Anda pilih. Sayangnya, desain ini sudah terlalu banyak digunakan. Solusinya Anda dapat menggunakan template PowerPoint yang ditawarkan pihak ketiga seperti Levidio Presentation.
  • Gunakan warna dengan bijak. Warna adalah alat yang efektif untuk menarik perhatian, tapi jika digunakan dengan berlebihan akan mengganggu pesan yang disampaikan. Contohnya, jangan terlalu banyak menggunakan warna – warna seperti merah, kuning, dan oranye.
  • Jenis huruf atau font yang digunakan sebaiknya font yang bertipe Sans Serif seperti Arial atau Helvetica.
  • Jangan terlalu banyak menggunakan jenis font yang berbeda, batasi maksimal 3 jenis font.
  • Gunakan chart atau infografis untuk menampilkan informasi yang sifatnya kuantitatif.

contoh infografis

  • Gunakan animasi jika dapat membantu audience untuk lebih mudah memahami informasi yang disampaikan.
  • Animasi dan efek transisi yang berlebihan dapat mengalihkan perhatian audience.

Dengan menerapkan tips – tips di atas, diharapkan audience Anda akan lebih aktif menyimak presentasi hingga selesai. Mereka pun dapat lebih mudah memahami dan mengingat informasi yang Anda sampaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *